Berbahaya? Ini Penyebab Sariawan Setelah Ciuman dan Cara Mengatasinya

Ada yang mengeluh tentang gejala sariawan yang sering terjadi setelah ciuman. Apakah ciuman bibir bisa bikin sariawan? Yuk, baca sampai habis untuk memahaminya! 

Apa Itu Sariawan? 

Aphthous ulcers atau sariawan adalah luka kecil di lapisan mulut–biasanya pada jaringan halus seperti lidah atau pipi bagian dalam. Sariawan di gusi juga umum terjadi. 

Luka sariawan mulai dari luka kecil yang teriritasi dan terinfeksi oleh bakteri mulut (kuman penyebab bau yang sama yang menyebabkan bau mulut). 

Gejala sariawan berupa bintik-bintik merah lalu berkembang menjadi bercak kecil, putih, dan nyeri.

Kebanyakan sariawan tidak berbahaya dan dapat sembuh sendiri. Namun, gejalanya bisa menyakitkan dan membuat penderitanya jadi kesulitan makan atau berbicara. 

Discover more:

Apa Penyebab Sariawan Setelah Ciuman? 

Nah, ini dia hal yang sering ditanyakan karena ada beberapa orang yang anehnya sering sariawan setelah ciuman. Apa penyebab sariawan setelah ciuman? 

Dilansir dari jawaban American Dental Association yang dipublikasikan pada laman resmi Sharecare, berciuman tidak bisa menyebabkan sariawan. Sariawan memang menyakitkan, tapi ini tidak menular.

Setelah kamu mencium seseorang–bahkan bila dia sedang sariawan–kondisi itu belum tentu menular. 

Jamur, bakteri, atau patogen lainnya di mulut mungkin bisa menyebar ke orang lain melalui kontak mulut, namun tidak secara otomatis menyebabkan dia terkena sariawan. 

Jadi, apakah ciuman bibir bisa bikin sariawan? Jawabannya adalah tidak. 

Tapi kamu harus waspada dengan cold sore dan chancres sores yang menular dan gejalanya mirip dengan sariawan. 

Cold SoreChancres Sores
Gejala penyakit herpes simplex tipe 1 (HSV-1) berupa lepuhan merah yang nantinya akan pecah dan mengering jadi keropeng. Luka cold sore biasanya muncul di luar mulut, sedangkan sariawan biasa ada di dalam mulut. Penyembuhannya bisa 2-3 minggu.Jangan ciuman kalau sedang cold sore, itu menular! Ini adalah gejala awal infeksi penyakit sifilis. Tidak sakit dan orang seringkali mengira ini gejala sariawan biasa. Penularan sifilis melalui ciuman jarang terjadi, bila iya pun efek penularannya cukup lama dan baru dirasakan pada 2-4 minggu setelah terinfeksi. 

Bila kamu tidak yakin apa ini gejala sariawan biasa yang bisa sembuh dengan sendirinya, sebaiknya kamu tunggu dulu sampai sembuh ya sebelum kamu kontak bibir dengan pasangan atau siapa pun itu. 

Bila dirasa gejalanya memburuk dan tidak bisa sembuh dengan pengobatan rumahan, maka periksakan diri ke dokter adalah solusi terbaik. 

Discover more: Penyakit Menular Lewat Ciuman Bibir, Hati-Hati Loh!

Apa Faktor Risiko dan Penyebab Sariawan Sebenarnya? 

Sariawan dianggap tidak menular melalui ciuman, namun penyebab pastinya juga belum diketahui. 

Beberapa ahli percaya bahwa penyebab sariawan di bibir dan area mulut bagian dalam dipicu oleh faktor-faktor:

  • Masalah sistem kekebalan;
  • Stres dan kecemasan tingkat tinggi;
  • Perkembangan bakteri, jamur, atau virus mungkin terlibat;
  • Gejala pilek dan flu; 
  • Kekurangan nutrisi seperti vitamin C, B12, B9, dan zat besi; 
  • Alergi makanan tertentu (makanan asam, pedas, bahan pengawet benzoat, kacang-kacangan, dll);
  • Efek dari proses berhenti merokok;
  • Perubahan hormon (misal, siklus menstruasi);
  • Efek samping obat-obatan tertentu;
  • Efek dari penyakit tertentu seperti penyakit celiac dan radang usus;
  • Iritasi mulut berkembang jadi sariawan yang mungkin terjadi akibat;
    • Tergigit sendiri atau tergigit mulut bagian dalam saat ciuman;
    • Menggosok gigi terlalu keras;
    • Konsumsi makanan panas dan pedas;
    • Konsumsi alkohol berlebihan;
    • Obat kumur terlalu keras;
    • Pasta gigi dengan kandungan lauryl sulfate tinggi; 
    • Luka di bibir akibat trauma oral atau cedera mulut.

Jadi, ciuman tidak menularkan sariawan tapi juga harus diperhatikan faktor risiko di atas. 

Discover more: 8 Rekomendasi Minuman untuk Sariawan dan Panas Dalam

Sariawan biasa bisa sembuh dengan perawatan sederhana dan cepat, ya. Kamu bisa konsumsi jus jeruk, jus lemon, teh chamomile, yogurt, air putih yang cukup, dan kumur air garam untuk meredakan gejala sariawan. 

Ada satu lagi rekomendasi minuman untuk sariawan yang ampuh dan enak. Minum Adem Sari yang mengandung ekstrak herbal (chrysanthemum, wheat grass, dan mesona), jus (lemon dan jeruk nipis), serta diperkaya vitamin C. 

Adem Sari membantu meredakan gejala gusi sariawan, panas dalam, bibir kering, dan membantu tubuh jadi fit lagi. 

Nah, sebaiknya sembuhkan dulu sariawan kamu. Meski tidak menular, rasanya kurang manis bila kontak bibir dengan pasangan dalam keadaan bibir perih. Kamu juga harus menghindari ciuman dengan pasangan bila sedang sakit, tetap akan ada risiko menularnya. 

Kalian bertukar 80 juta bakteri hanya dengan ciuman 10 detik. Jadi, pastikan keduanya harus sehat ya biar aman! 

Discover more: Penyebab Bibir Kering Setelah Ciuman dan Cara Mengatasinya

Referensi: 

Author: Augusta Adinda

“Misery, sadness, loss of faith, no reason to live… this is perfect for you.” — Vance from 500 days of Summer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s