Gimana Cara Putus secara Aesthetic dan Tidak Menyakiti?

Adakah cara putus aesthetic yang baik-baik saja tanpa menyakiti dia? 

Gimana Cara Putus secara Aesthetic?

Kata ‘aesthetic’ mulai sering kita dengar, artinya estetika. Sepertinya akibat pengaruh media sosial di mana banyak orang yang mengunggah konten dengan konsep aesthetic, berkaitan dengan kesenian atau apresiasi keindahan.

Sampai ada juga yang bertanya tentang bagaimana cara putus aesthetic. Sebenarnya, sulit juga dipahami apa maksudnya itu. 

Mungkin, tentang bagaimana cara putus baik-baik tanpa menyakitinya dan semua itu dikemas dalam konsep yang indah. Atau mungkin romantisme kesedihan? 

Sepertinya, hanya seorang seniman yang bisa melakukan cara putus aesthetic di mana setelah putus dia bisa membuat karya tentang itu. Contohnya, album terbaru Harry Styles, masterpiece Lana Del Rey, atau semua lagu sedih yang indah dari Taylor Swift. 

Umm, mungkin begini cara putus aesthetic dengan pacar tanpa menyakitinya: 

1. Kirim Lagu 

Kamu memutuskan hubungan bersama dia dengan mengirimkan atau menyanyikan langsung sebuah lagu sedih. Misalnya: 

  • Hati-Hati di Jalan – Tulus 
  • Cry – Cigarettes After Sex 
  • ‘Tis The Damn Season – Taylor Swift 
  • A Change of Heart – The 1975 
  • Unfoolish – Ashanti 
  • My Future – Billie Eilish 
  • Than U, Next – Ariana Grande 
  • Only One – Yellow Card
  • Video Game – Lana Del Rey
  • Kenangan Manis – Pamungkas 
  • Roman Picisan – Dewa 19 
  • Diantara Kalian – D’Masiv 
  • Dan banyak lagi.

“Izinkan aku

Untuk terakhir kalinya (kalinya)

Semalam saja bersamamu

Mengenang asmara kita…”

– Berharap Tak Berpisah, Reza Artamevia 

Atau, lagu favorit kalian dulu. Sesuaikan lagunya dengan kondisi hubungan terakhir kalian. Atau, lirik lagu yang mengandung pesan yang ingin kamu sampaikan. 

Saya ingat, dulu ada seorang mantan yang meninggalkan saya dengan lagu Never Meant dari American Football. That’s sadly aesthetic. 

2. Buat Farewell Party 

“Don’t cry because it’s over, smile because it happened” – Dr. Seuss

Bila saya telah berbagi hidup saya dengan seseorang tapi karena satu dan lain hal harus putus, ini yang saya harapkan: 

  1. Membuat pesta perpisahan yang penuh kesan.
  2. Menyelesaikan wishlist untuk terakhir kalinya. 

Saya yakin orang itu datang ke hidup saya nggak sia-sia. Pasti pernah ada cerita yang manis, kebahagiaan, pengalaman, pembelajaran, dan di antaranya. 

Meskipun juga ada banyak kesedihan, patah hati, dan pertengkaran, tapi saya tetap mau merayakan itu untuk terakhir kalinya. 

Bayangkan bila itu adalah sebuah konser Taylor Swift kesayangan saya. Saya nggak akan sedih karena itu lagu terakhir dan saya harus pulang, tapi saya sangat bahagia karena bisa mendapatkan pengalaman emosional tak terlupakan tersebut.

Ketika putus, saya ingin berpikir bahwa itu adalah pesta kelulusan saya. Selanjutnya, kita semua akan ke jalan masing-masing dan semoga mendapat yang terbaik. 

Misalnya lagi, kamu resign dari pekerjaan kamu dan kamu merayakan hari terakhir dengan donut J.co atau pizza atau pisang goreng But Nani. Seburuk apapun kenangan kamu di kantor tersebut.

Ya, kecuali hubungan kamu dan dia memang sudah sangat toksik di mana itu membahayakan kamu untuk tetap ada di ruangan yang sama bersamanya. 

Baca juga: 9 Cara Minta Putus sama Pacar dengan Baik-Baik Lewat Chat

3. Berikan ‘Kenang-kenangan’ 

I want souvenirs from my exes, just so I could remember them in the nicest way possible. Even when they broke my heart. I know, that sounds weird. 

Cara putus aesthetic

  • Menulis puisi untuknya. 
  • Menulis surat cinta terakhir kalinya.
  • Membuat scrapbook
  • Membuat playlist untuknya, bisa dikemas dalam bentuk DVD atau secara digital. 
  • Memberikannya sweater, scarf, t-shirt, atau outwear lainnya yang sesuai sama style kamu banget.
  • Buat konten video atau foto aesthetic tentang sorry it’s a goodbye. 

Sambil bilang, “Sebaiknya kita nggak melanjutkan hubungan ini lagi karena bla bla bla, dan ini kenang-kenangan terakhir aku buat kamu. Terima kasih, ya….”

As for me, I wrote them poems. That honestly sucks. 

4. Berikan hadiah langsung

Memang kesannya aneh, minta putus kok malah kasih hadiah. Malah bikin dia jadi nggak mau putus karena kamu terlalu sweet.

Tapi, kamu kan cari cara putus aesthetic, jadi mungkin begini: 

  • Berikan dia lunch cake dengan tulisan, “sorry, we break up!” 
  • Belikan dia minuman, Starbucks misalnya, lalu di cup itu tulis, “It’s Sweet but It’s The End” dan sebagainya. 
  • Beri t-shirt dengan tulisan “we are never ever getting back together!” 
  • Bisa juga kasih tumblr custom dengan desain aesthetic tapi mengandung nuansa break up.

Ya, bila kamu ada ide lain. Setidaknya, ini lebih bermanfaat daripada putus dengan cara ngilang gitu saja. 

Baca juga: 15 Cara Putus dengan Pacar yang Tidak Mau Putus

5. Ucapkan Maaf dan Terima Kasih 

Sebenarnya, nggak ada cara putus dengan pacar tanpa menyakitinya. Bagaimana juga, patah hati itu menyakitkan. 

Setidaknya, jangan ghosting (usahakan). Bilang terima kasih, minta maaf, beri dia kemudahan untuk mencerna kenapa hubungan kalian nggak berhasil. 

Itu lebih dari aesthetic, itu sangat beretika. 

6. Last Kiss

Jangan saling menyalahkan. Hubungan itu memang nggak berhasil karena satu atau jutaan hal. 

  • Bila bisa bicarakan dengan baik. Berikan pelukan dan ciuman terakhir. 
  • Lalu, kalian berpisah untuk menemukan jalan terbaik bagi masing-masing. 
  • Yes, the last kiss hurts. But at least, you had one great love story to remember.

Maksudnya, biar bisa seperti lagunya Adele berjudul All I Ask

“If this is my last night with you

Hold me like I’m more than just a friend

Give me a memory I can use

Take me by the hand while we do what lovers do

It matters how this ends

‘Cause what if I never love again?”

Umm, gitu deh. Bingung juga mau kasih saran apa tentang cara putus aesthetic. Hanya itu saja yang ada di pikiran saya saat ini. 

Semoga membantu, tapi sepertinya nggak yah. Yasudah, semoga kamu bisa lancar putus sama doi bila itu yang terbaik. 

Selanjutnya, semoga cepat move on dan jadi pribadi yang lebih baik untuk bisa mencintai orang lain dan pantas untuk dicintai. 

Terima kasih 🖤

Author: Augusta Adinda

“Misery, sadness, loss of faith, no reason to live… this is perfect for you.” — Vance from 500 days of Summer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s