Cara Mengakhiri Hubungan dengan Suami Orang

Sudah terlanjur memiliki hubungan dengan pria beristri dan mungkin jatuh cinta padanya. Sulit memutuskan hubungan walaupun kamu paham itu salah. Sis, coba tenangkan diri dan mencari cara mengakhiri hubungan dengan suami orang di sini. 

Cara Mengakhiri Hubungan dengan Suami Orang

Kita tidak bisa memilih dengan siapa kita akan jatuh cinta. Bisa saja dengan lawan jenis yang lebih tua, orang di kota lain, atau bahkan pria yang sudah memiliki seorang istri. 

Cinta itu tidak salah, tapi mungkin waktunya, keadaannya, caranya, dan orangnya yang salah. Saat kamu mencintai dan sampai memiliki hubungan emosional dan fisik dengan suami orang, tentunya kamu paham bahwa itu namanya perselingkuhan. Dan perselingkuhan itu bukan hal yang manis. 

Terima kasih bila sekarang kamu sudah sadar dan mau mengakhiri hubungan perselingkuhan tersebut. Berikut cara mengakhiri hubungan perselingkuhan dengan suami orang:

1. Bulatkan Tekad Kamu 

Dari segenap hati dan kesungguhan kamu, pastikan bahwa mengakhiri hubungan dengan suami orang adalah keputusan terbaik. Kamu juga harus memiliki tekad bulat, kesungguhan, niat, dan alasan yang kuat untuk pergi dari hubungan terlarang tersebut. 

Bila kamu memiliki keinginan baik untuk berhenti berselingkuh, maka semesta akan menuntunmu ke jalan yang benar. 

2. Putuskan dengan Tegas 

Pastikan kamu mengatakannya dalam keadaan tenang dan pikiran jernih. Pilih susunan kalimat yang jelas dan tegas bahwa kamu harus mengakhiri hubungan perselingkuhan itu sekarang juga.

Beritahu alasan kamu, misalnya: 

  • Kamu tidak nyaman jadi orang ketiga. 
  • Kamu merasa bersalah pada istri, anak, dan keluarga pria tersebut. 
  • Kamu ingin mendapatkan cinta yang utuh dan tulus dari seseorang yang masih lajang. 
  • Kamu menyadari bahwa perselingkuhan itu salah dan tidak akan kemana-mana. 
  • Kamu tidak mau menyakiti orang lain karena mencintai pasangan yang salah. 

Dari pihak kamu yang harus sungguh-sungguh mengatakan dan memutuskannya. Jangan tunjukan kelemahan kamu, buat keputusan yang matang, lalu pergi meninggalkan dia. 

3. Jangan Biarkan Pria Itu Merayu Kamu Lagu 

Kamu mungkin tertarik dengan suami orang karena dia tampan, kaya, atau apapun itu alasannya. Jangan sampai kamu goyah saat dia merayu kamu untuk tetap bersamanya. 

Dia memang memiliki kriteria pria idaman kamu, namun bukan dia orangnya. Pria itu sudah memiliki janji suci dengan orang lain, kamu harus memahaminya. 

Walaupun kamu sangat mencintai dia, bersama dengan suami orang bukan ide yang bagus untuk dilanjutkan. 

Jangan tergoda lagi dengan apapun rayuan, bujukan, ajakan, atau janji-janji manisnya.

Baca Juga: 13 Cara Balas Dendam Terbaik untuk Mantan yang Jahat

4. Selingkuh Itu Bukan Cinta 

Bila pria itu bisa mengkhianati seseorang wanita yang sudah dia nikahi (dan bahkan mungkin sudah punya anak), maka dia juga bisa mengkhianati kamu (yang hanya pacar) suatu hari nanti. Apa kamu pikir dia cukup mencintai kamu? Tentu saja tidak. 

Pahami juga bila orang yang selingkuh akan selingkuh lagi nantinya. Itu adalah sifat buruk yang bisa jadi sudah mengakar. 

Orang yang selingkuh berarti dia tidak bisa berkomitmen, memiliki bakat suka bohong, tidak puas, dan punya kecenderungan untuk menyakiti orang lain tanpa merasa bersalah. 

Jadi, pikirkan lagi apakah hubungan kalian itu benar-benar cinta atau nafsu sesaat saja. Saat kamu sudah paham bahwa itu bukan cinta, kamu akan tahu jalan keluarnya dan cara memutuskan hubungan dengan suami orang. 

5. Bayangkan Kehancuran yang Mungkin Terjadi

Bila kamu memahami tentang betapa buruk efek dari perselingkuhan itu, kamu bisa memantapkan hati untuk mengakhiri hubungan dengan semua orang. 

Bayangkan kehancuran yang mungkin terjadi dari hubungan terlarang kalian: 

  • Kamu membuat istri dan keluarga pria itu sedih dan mungkin hancur. 
  • Bila pria itu sudah punya anak, kamu juga menghancurkan hidup anak itu. 
  • Kamu menyakiti dan merendahkan diri kamu sendiri. 
  • Kamu menutup pintu untuk pasangan yang lebih baik untuk kamu. 
  • Dan pasti ada banyak masalah lain yang terus muncul karena hubungan perselingkuhan terlarang. 

6. Kamu Harus Mandiri 

Bisa jadi kamu memiliki keterikatan secara emosional, fisik, finansial, atau lainnya dengan si pria beristri itu. Kamu jadi selalu membutuhkan dia atau bahkan ketergantungan. 

Maka dari itu, kamu harus menjadi pribadi mandiri agar tidak terpuruk saat kamu meninggalkannya. Bila kamu mandiri dan kuat, kamu juga tidak akan takut untuk mengakhiri hubungan dan hidup tanpa dia selamanya. 

Baca Juga: 10 Cara Pacaran Sehat Menurut Para Ahli (Ciri dan Tips Hubungan Sehat)

7. Putuskan Semua Akses Komunikasi

Setelah kamu mengatakan putus, pergi jauh darinya. Hapus nomornya, jangan memberi celah sama sekali untuk menghubungi kamu lagi.

Bila perlu, pindah rumah atau pindah kantor. Pastikan kamu tidak mendengar kabar darinya lagi. 

8. Minta Bantuan 

Setelah putus, kamu bisa minta bantuan pada orang yang kamu percaya agar kamu bisa benar-benar melepaskan dia. Bisa bantuan seorang teman untuk memotivasi kamu ke jalan yang benar. 

Bisa juga konsultasi ke profesional kesehatan mental agar kamu bisa mengelola emosi dan memiliki pikiran lebih jernih. 

9. Cintai Diri Sendiri 

Self-love, sehingga kamu paham bahwa diri kamu berharga. Kamu berhak dicintai oleh orang yang tepat dan menjadi satu-satunya. 

Jangan lagi merendahkan diri sendiri dengan membiarkan orang lain mengambil keuntungan dari cinta tulus kamu. 

10. Move On 

Lakukan semua cara baik untuk move on. Jalan-jalan, meditasi, baca buku, membantu orang lain, menulis jurnal harian, belajar masak, atau apapun itu yang positif untuk perkembangan diri kamu. 

Sampai kamu siap jatuh cinta lagi, jangan menanam benih cinta di taman yang salah. 

Akui kesalahan kamu telah memiliki hubungan dengan laki orang atau menjadi pelakor. Bila perlu, datangi istrinya untuk minta maaf dan berjanji tidak akan mengganggu lagi (namun ini cukup ekstrim dan berbahaya juga bila kamu tidak siap). 

Intinya, bila kamu tahu perselingkuhan itu salah, kamu tidak akan melanjutkannya. Kamu harus lari sekencang dan sejauh mungkin darinya.

Abaikan rasa sayang kamu pada pria beristri dan sebaiknya gunakan energi untuk mencintai dirimu sendiri atau orang lain yang lebih pantas.

Author: A Writer in The Dark

“Misery, sadness, loss of faith, no reason to live… this is perfect for you.” — Vance from 500 days of Summer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s