Kenapa Masih Memikirkan Mantan? 10 Alasan Masuk Akal

Ada beberapa alasan kenapa masih memikirkan mantan, yaitu kamu mungkin memang belum move, kamu merindukan mantan, atau mantan kamu membuat kamu sangat terluka hingga kamu tidak bisa melupakan rasa sakit yang dia beri. 

Di sini, mari membahas tentang kenapa kamu masih memikirkan mantan dan apa yang sebenarnya terjadi. 

Kenapa masih memikirkan mantan selama ini? 

Bila kamu baru putus dari mantan beberapa minggu, wajar bila kamu masih memikirkan mantan kamu karena kamu masih dalam masa adaptasi untuk melepaskan dia. Namun bila kamu masih memikirkan mantan setelah lama putus, mungkin ada sesuatu yang belum selesai di hati kamu.

Coba duduk rileks, tenang, dan pahami keadaannya. Berikut ini beberapa kemungkinan kenapa kamu masih memikirkan mantan kamu:

1. Belum move on

Kenapa saya masih memikirkan mantan? Kemungkinan paling masuk akal karena saya belum bisa move on dari sang mantan

Ya, kamu belum bisa melupakan walaupun sudah berusaha. Kenangan tentang mantan (baik atau buruk) masih berputar-putar di pikiran kamu. Kamu tidak bisa berpaling bahkan dari bayangan atau imajinasi tentang dia karena kamu belum mengikhlaskan dirinya yang pergi dan kamu belum bisa 100% menyembuhkan diri sendiri. 

2. Tidak mendapat closure yang jelas

Closure adalah penutupan atau penjelasan akhir tentang kenapa ini semua bisa terjadi. Bila mantan kamu bisa menjelaskan atau memberi alasan kenapa kalian harus putus, maka proses move on cenderung bisa jadi lebih cepat. 

Sementara bila dia memutuskan hubungan dengan kamu tanpa alasan, tanpa pamit, tanpa ucapan apapun (no closure), maka akan sangat berat untuk kamu karena kamu akan terus bertanya-tanya apa yang salah dan kenapa hubungan ini berakhir karena kamu pikir semuanya baik-baik saja. 

Kamu akan tetap memikirkan mantan kamu bila dia pergi tanpa closure, mungkin ghosting kamu atau menghilang seperti ditelan bumi. Kita semua tahu bahwa itu sangat menyiksa. 

3. Mantan menyakiti kamu 

Kenapa aku masih memikirkan mantan? Ini mungkin terjadi bila mantan pergi meninggalkan seribu luka di hati kamu. 

Ya, sekarang kamu hanya sendirian untuk menyembuhkan luka, perih, dan rasa sakit yang dia beri di hidup kamu. Kamu tidak tahu apa yang harus kamu lakukan. Akhirnya, semua rasa sakit itu mengingatkan kamu pada mantan kamu lagi dan lagi sampai kamu bisa menemukan jalan keluar untuk hidup lebih bahagia. 

4. Sulit memaafkan diri sendiri

Saat kita berhubungan dengan seseorang, kita pasti melakukan kesalahan. Rasa bersalah itu mungkin menumpuk di hati kamu hingga kamu tidak bisa memaafkan diri sendiri.

Kamu mungkin mengutuk diri sendiri, merasa marah, sedih, dan selalu kembali untuk menghukum dirimu sendiri. Atau, semua yang terjadi dalam hubungan dengan mantan kamu membuat kamu kurang mencintai diri sendiri dan kamu pernah kehilangan diri kamu sendiri dalam proses mencintai dia. Huh, ini sangat menyakitkan 😭

5. Terobsesi sama mantan?

Alasan lain kenapa masih memikirkan mantan, mungkin karena kamu memiliki obsesi pada mantan kamu. Mungkin, selama ini memang bukan cinta namun hanya obsesi atau ide tentang dia di kepala kamu.

Apakah kamu mau berpacaran dengan dia karena dia mirip artis K-Pop favorit kamu? Apakah hanya karena dia cantik atau ganteng? Karena dia kaya raya dan terlihat hebat? Apakah kamu hanya ingin menguasai seluruh hidupnya? Tanyakan lagi pada dirimu sendiri apakah itu cinta atau hanya obsesi tidak masuk akal tentang dia.

6. Hubungan terbaik atau terburuk?

“Ah, aku tidak bisa berhenti memikirkan mantan karena bersamanya adalah kisah cinta terbaik yang pernah aku rasakan dan aku tidak berpikir aku akan merasa sebahagia itu lagi bersama orang lain. Aku suka caranya memperlakukanku dan dia membuatku merasa sempurna”. 

Atau, “huh, bisa-bisanya aku pernah jatuh cinta dengan orang seburuk dia. Tidak masuk akal. Dia sangat jingan dan aku menyesal pernah bersamanya”. 

Kedua konsep yang memicu mengapa masih memikirkan mantan. Kenangan baik atau kenangan buruk yang masih tiba-tiba tersirat di pikiran kamu. 

Baca Juga: Kenapa tidak bisa berteman dengan mantan pacar?

7. Kamu lugu sebelum bertemu dia 

Sebelumnya kamu mungkin belum pernah merasakan apa-apa, hidupmu biasa-biasa saja. Kamu mungkin baru pernah merasa jatuh cinta, berbunga-bunga, terpesona, dan bahagia saat berpacaran dengan si mantan pertama itu. 

Karena si mantan memberikan kamu perasaan itu untuk pertama kalinya dan mungkin paling spesial, kamu akan selalu mengenangnya. Kamu mungkin lebih cinta pada memori tentang dia dari pada dirinya itu. 

8. Kamu merindukan mantan

Kamu memikirkan mantan kamu karena kamu merindukannya atau kamu merindukannya karena selalu memikirkannya. Entah apa yang kamu rindukan darinya, kamu hanya merindukan dia. 

9. Kamu merasa gagal lagi dalam hubungan

Alasan kenapa kamu masih memikirkan mantan kamu, mungkin kamu sedang membandingkan beberapa hubungan kamu yang akhirnya gagal lagi. Kamu sudah bertanya-tanya kenapa hubungan yang kamu punya selalu berakhir padahal awalnya baik dan sangat menjanjikan.

Dan mungkin, kamu sedang membayangkan apa yang terjadi (mungkin indah) bila kamu masih bersama sang mantan ini. 

10. Mempertanyakan diri sendiri

‘Apa yang salah dari diriku hingga hubungan selalu berakhir atau selalu merasa sakit?’ Atau, kamu mungkin sedang bertanya-tanya tentang mengapa mantan-mantan kamu menyakiti kamu dan semacamnya. 

Ada banyak pertanyaan di kepala kamu, ada memori, masa lalu, kenangan, harapan, dan hal-hal di antaranya. 

Baca Juga: Mungkin Belum Move On, Ini 6 Ciri-Ciri Mantan Kepoin Kita

11. Mengharapkan kata maaf

Kamu masih memikirkan dia mungkin karena rasa sakit itu masih ada di dalam diri kamu. Si mantan pernah melukai hati kamu dan sialnya tidak pernah minta maaf. 

Mungkin di dalam hati kamu sudah memaafkan dia, namun pasti akan lebih mudah bagi semua pihak bila dia menyadari kesalahannya dan minta maaf langsung pada kamu. 

12. Masih menyimpan perasaan itu 

Kamu tidak tahu kenapa masih memikirkan mantan atau kamu sebenarnya sedang menyembunyikan fakta bahwa kamu masih menyimpan perasaan cinta diam-diam pada mantan? 

Mungkin juga bukan hanya menyimpan perasaan sayang, saat kita masih menyimpan rasa marah, sedih, benci, dendam, dan perasaan yang mengganjal maka kita masih akan terus memikirkan orang tersebut. 

13. Kamu tidak terbiasa sendirian?

Kamu mungkin sekarang sedang tidak sibuk, sedang tidak punya siapa-siapa, atau sedang kesepian sehingga kamu memanggil kembali memori di masa lalu bersama orang yang kamu cintai di masa-masa indah. 

Apa mungkin kamu hanya tidak bisa dan tidak mau sendirian? Saat kamu sedang sendiri, kamu mengharapkan seseorang atau baru menyadari betapa berharganya seseorang yang sudah pergi itu. 

14. Proses menyembuhkan hati

Ini adalah bagian panjang dalam proses menyembuhkan hati dan move on. Wajar bila sesekali kamu masih mengingat mantan setelah putus. 

Itulah beberapa alasan kenapa kita masih memikirkan mantan. Kita butuh waktu dan usaha untuk sembuh dan semangat lagi setelah putus. Lakukan cara positif seperti olahraga atau meditasi untuk mengalihkan pikiranmu dari imajinasi tentang mantan yang mengganggu kamu.

Author: A Writer in The Dark

“Misery, sadness, loss of faith, no reason to live… this is perfect for you.” — Vance from 500 days of Summer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s