9 Cara Memantapkan Hati untuk Putus

Bagaimana cara memantapkan hati untuk putus? Kamu harus pikirkan matang-matang, buat daftar pro dan kontra tentang hubungan kalian, dan konsultasi dengan orang terdekat. Pahami cara memantapkan hati untuk putus dalam pembahasan ini secara lengkap. 

Cara Memantapkan Hati untuk Putus

Kamu mungkin sedang berpikir untuk putus dengan pacar kamu namun masih ragu atau separuh hati kamu masih mencintainya. Pikirkan dan pertimbangkan beberapa hal ini untuk mengetahui apakah sebaiknya putus atau berjuang sekali lagi dalam hubungan bersama si doi: 

1. Buat Daftar Pro dan Kontra 

Buat daftar tentang apa saja hal baik atau positif dalam hubungan kalian. Buat juga daftar kontra hubungan tersebut, daftar deal breaker, atau hal-hal yang tidak bisa kamu teloril yang dia lakukan di dalam hubungan kalian. Lalu, beri ceklis. 

Namun, kamu harus ingat bahwa semua ceklis tersebut adalah pertimbangan kamu. Kamu harus paham hal-hal mana yang bisa kamu pelajari, kalian perjuangkan, atau untuk saling dimengerti. 

2. Putuskan Dia Bila Hubungan Sudah Semakin Tidak Sehat 

Cara memantapkan hati untuk putus adalah dengan membuka mata kamu untuk melihat apakah hubungan tersebut sehat atau tidak. Bila ada yang dirasa tidak sehat, apakah kedua belah pihak bisa belajar untuk memperbaikinya? 

Bila hubungan kamu dengan dia sudah sangat tidak sehat, tidak ada titik temu, tidak bisa diperbaiki, atau tidak bisa saling menolong, maka itu tanda harus putus. Terutama bila kalian berdua tidak bisa menemukan kebahagiaan atas nama cinta yang murni. 

3. Bila Hubungan sama Dia Lebih Banyak Sedih daripada Bahagianya 

Sekarang pejamkan mata, hela napas, lalu tanyakan pada diri sendiri apakah kamu bahagia bersama dia? Apakah kalian bahagia saat bersama? Bila tidak, bila terlalu banyak rasa sedih dan kecewa daripada bahagia, maka kamu harus memantapkan hati untuk putus lalu move on. 

Baiklah, hubungan yang asli memang tidak selalu bahagia. Namun, harusnya kita bekerja keras untuk mempertahankan kebahagiaan dan tetap saling mencintai di tengah cobaan dalam hubungan. 

4. Kalau Kamu Berubah Menjadi Orang Lain yang Lebih Buruk saat Sama Dia 

Bila ternyata kamu berubah menjadi versi yang lebih buruk saat kamu sama dia, atau berubah menjadi orang lain yang tidak menikmati hidup, itu mungkin ada yang salah dalam hubungan kalian. 

Saat dua orang yang saling mencintai bersama, harusnya ada kebaikan, lahir kebahagiaan, dan masing-masing menjadi orang yang lebih baik lagi. 

5. Bila Hubungan Tidak Seimbang dan Hanya Kamu yang Berusaha

Cara memantapkan hati untuk putus adalah dengan meyakinkan diri bahwa cinta yang sehat dapat terjadi saat keduanya bisa saling bekerja sama dan berusaha dalam level yang sama. Bila hanya kamu yang kerja keras agar hubungan bisa berjalan baik, maka itu bukan pertanda baik. 

6. Bila Kamu Tahu Dia Tidak Peduli dan Sayang sama Kamu 

Kamu harus putus dengan dia bila dia tidak sayang sama kamu dan tidak peduli kamu sama sekali. 

Kalian harus saling mencintai secara seimbang agar hubungan berjalan baik dan masing-masing bahagia, bila tidak begitu, lebih baik putus saja. 

Bila dia bahkan tidak cinta sama kamu, maka kalian tidak mungkin akan punya visi-misi yang sejalan, tidak mungkin bisa menangani konflik di masa depan, menghargai perbedaan, dan berusaha serta belajar terus dalam hubungan agar bisa sejalan seirama. 

Baca Juga: Kapan Harus Putus dengan Pacar? Ini 10 Tanda Hubungan Harus Diakhiri

7. Minta Saran Sahabat, Keluarga, atau Seseorang yang Kamu Percaya 

Kamu mungkin ragu untuk putus sama dia atau tidak. Kamu bisa minta saran atau pendapat dari keluarga, sahabat, atau orang terdekat yang kamu percaya. 

Ini bukan karena kamu plin-plan atau kamu tidak bisa ambil keputusan, namun terkadang baik untuk mendengarkan opini dari orang lain yang kamu sayangi. Mereka yang sayang sama kamu bisa melihat hal-hal yang tidak kamu lihat dan mereka selalu punya nasihat terbaik untuk kebaikan kamu. 

8. Jangan Bertahan Hanya Karena Hubungan Sudah Lama atau Karena Kamu Pikir Kamu Sudah Mentok sama Dia

Pahami cara memantapkan hati untuk putus berikut ini: 

Kamu boleh putus walaupun kamu sudah menjalin hubungan tersebut sangat lama. Durasi hubungan tidak menentukan apapun. Bila kalian tidak jodoh, walaupun sudah pacaran 10 tahun, ya tetap akan putus.

Percayalah bahwa orang yang berjodoh sama kamu akan didekatkan sama kamu. Sementara bila dia tidak berjodoh sama kamu, maka apapun yang kamu sudah korbankan, kalian tetap bisa putus.

Tidak apa-apa untuk putus dari hubungan tidak sehat atau pasangan yang tidak mencintai kamu selayaknya. 

Baca Juga: 24 Ciri-Ciri Toxic Relationship yang Harus Kamu Waspadai 

9. You Cannot Change Someone by Loving Them Harder

Kamu harus putus sama dia bila dia tidak baik buat kamu dan kesehatan kamu. Jangan berpikir bahwa dia bisa berubah jadi pasangan dan orang yang baik dengan mencintainya lebih gila lagi. 

Itulah beberapa cara memantapkan hati untuk putus. Semoga poin-poin tersebut bisa menjadi pertimbangan kamu untuk putus atau tidak. Apapun itu, kami doakan yang terbaik untuk kamu Dan hubungan yang kamu punya. 

Author: A Writer in The Dark

“Misery, sadness, loss of faith, no reason to live… this is perfect for you.” — Vance from 500 days of Summer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s