15 Contoh Kekerasan Emosional dalam Hubungan (Ciri dan Dampak Psikologis)

Salah satu contoh kekerasan emosional dalam hubungan adalah ketika pasangan kamu suka berteriak atau memanggil nama kamu dengan sebutan kasar lainnya. Pahami apa saja ciri, contoh, dan dampak kekerasan emosional dalam hubungan. 

Apa Itu Kekerasan Emosional?

kekerasan emosional adalah kekerasan yang menyerang emosional atau mental seseorang untuk mengontrol atau menguasai korbannya tersebut. Kekerasan emosional atau emotional abuse ini sering terjadi dalam hubungan antar pasangan, dan sialnya sering tidak disadari. 

Berbeda dengan kekerasan fisik seperti pukulan yang rasa sakit dan bekasnya terlihat jelas, seseorang yang mendapatkan kekerasan emosional seringkali tidak menyadarinya. Dampak kekerasan emosional tidak dapat dilihat mata, namun bisa membuat seseorang menjadi trauma atau depresi. 

Ciri dan Contoh Kekerasan Emosional pada Hubungan

Kita sangat mencintai pasangan kita dan kita tidak bisa jadi tidak menyadari bahwa pasangan yang sangat kita kasihi itu telah dan selalu melakukan kekerasan emosional pada kita. 

Alasan pasangan melakukan emotional abuse adalah untuk bisa mengendalikan, mengontrol, dan menguasai kamu secara emosional dan fisik. Contoh kekerasan emosional seperti pasangan yang selalu menghina, mengejek, mempermalukan kamu, mengintimidasi, berbohong, mengabaikan, atau gaslighting. Waspadai apa saja ciri-ciri kekerasan emosional berikut ini: 

1. Gaslighting 

Gaslighting adalah bentuk dari manipulasi psikologi di mana pelakunya akan membuat si korban mempertanyakan kewarasan, ingatan, dan dirinya sendiri. 

Misalnya, kamu dan pacar kamu sedang bertengkar dan kamu bilang sesuatu yang kamu yakini benar. Kemudian, pacar kamu bilang, “aku nggak pernah bilang gitu, yah. kamunya aja kali yang lupa”. 

Dan kamu pun mulai mempertanyakan pada diri sendiri, “apa iya aku lupa? masa sih? tapi kayaknya benar deh!” Tapi pada akhirnya, kamu mengikuti keyakinan dari pacar kamu itu. 

2. Selalu Menyalahkan 

Ciri kekerasan emosional adalah ketika seseorang terus menyalahkan kamu dan dia akan meyakinkan kamu bahwa memang kamu yang salah. Karena kamu salah (walaupun kamu tidak salah), pacar kamu bisa membuat kamu percaya bahwa kamu tidak pantas bahagia, pantas menerima kekerasan/hukuman, dan membuat kamu merasa malu pada dia dan diri sendiri.

3. Ancaman 

Apakah pacar kamu sering mengancam kamu? Itu adalah satu contoh kekerasan emosional dalam hubungan percintaan. 

Misalnya, pacar kamu mengancam, “ya, kalau kamu nggak mau datang ke sini hari sabtu, ya mending nggak usah datang sama sekali.” Atau bentuk ancaman lain yang menyudutkan kamu dan membuat kamu tidak punya pilihan lain selain menurutinya. 

4. Mengontrol 

Contoh emotional abuse adalah saat pacar kamu terus-menerus mengontrol kamu dalam segala aspek kehidupan. Misalnya, dia mengontrol dengan siapa saja kamu boleh berteman, kamu boleh pakai baju apa, atau kamu harus bersama dia setiap saat.

Dia juga manipulatif, mengawasi rutinitas kamu sehari-hari, tidak menghargai kebutuhan kamu, dan kamu sama sekali tidak bebas sebagai seorang individu. 

Baca Juga: 25 Ciri-Ciri Pacar Posesif yang Harus Kamu Waspadai

5. Menghina 

Ini adalah contoh kekerasan emosional dalam hubungan saat pasangan kamu selalu menghina kamu, entah melalui kalimat sarkasme, negging, kesombongan, sikap apatis, atau bentuk penghinaan terselubung lainnya (atau mungkin secara langsung). 

6. Membatasi Kamu 

ciri-ciri emotional abuse dalam hubungan selanjutnya adalah saat pasangan kamu membatasi semua bidang kehidupan kamu. Dampak kekerasan emosional paling terlihat saat pacar kamu membuat kamu jauh dari sahabat, teman, keluarga, atau komunitas kamu karena dia membatasi kamu untuk bersosialisasi dengan mereka. Dan kamu akan merasa terasingkan, kesepian, dan sendirian dalam hidup. 

7. Mempermainkan Perasaan Kamu 

Ya, mungkin kita sangat jatuh cinta dengan orang yang suka mempermainkan perasaan kita. Satu hari dia bilang dia mencintai kamu dan akan menjaga kamu, namun di hari lainnya dia bisa menghina dan menyakiti hati kamu. 

Pelaku pelecehan emosional sering kali menghujani korbannya dengan hadiah dan kasih sayang, saat sang korban sudah percaya lagi, dia bisa mulai mempermainkan perasaannya lagi entah dengan marah, menghujat, menghina, memberi kritik jahat, dan sebagainya.

Baca Juga: Kapan Harus Putus dengan Pacar? Ini 10 Tanda Hubungan Harus Diakhiri

8. Defensif 

Misalnya, pacar kamu melakukan kesalahan dan kamu menegurnya dengan baik. Namun, pacar kamu selalu defensif, tidak mau disalahkan, membela dirinya sendiri, dan intinya tidak membuka komunikasi untuk memperbaiki apa yang salah. Itu adalah contoh kekerasan emosional dalam hubungan yang lama-lama membuat hubungan jadi toksik.

9. Berteriak 

Dalam percakapan sehari-hari, kadang-kadang kita memang suka berteriak dalam konteks natural, seperti saat memanggil orang yang jaraknya agak jauh atau orang-orang yang secara budaya punya kebiasaan bicara agak kencang. 

Namun, bicara dengan cara berteriak bisa menjadi tanda pelecehan emosional dalam hubungan. Misalnya, pacar kamu selalu marah-marah dan berteriak saat kalian bertengkar. Atau, dia berteriak saat menyuruh kamu melakukan sesuatu. Saat dia berteriak, dia merasa kuat dan kamu akan merasa lemah. 

10. Menyakiti Kamu Lalu Bilang “kan cuma bercanda”

Pacar kamu mungkin menggunakan kalimat penghinaan yang menyakiti kamu. Saat kamu menegurnya, dia akan bilang, “kan cuma bercanda, baper amat sih…” Padahal kamu merasa sakit hati, namun akhirnya kamu pun berpikir bahwa kamu yang baperan, padahal dia memang sedang melecehkan kamu secara emosional. 

11. Satu Pihak Selalu Minta Maaf 

Orang atau korban yang dilecehkan secara emosional akan percaya bahwa dirinya memang salah, bodoh, tidak pengertian, atau egois. Itu terjadi karena si korban terus-menerus dituduh bersalah dan akhirnya dia minta maaf untuk sesuatu yang bukan salahnya. Menurut Beverly Engel, psikoterapis dan penulis The Emotionally Abusive Relationship.

12. Pacar Selalu Meremehkan Kamu 

Contoh kekerasan emosional adalah ketika pacar kamu selalu meremehkan kamu, tidak menghargai, dan tidak mengakui kehebatan kamu.

Misalnya, kamu bercerita tentang pencapaian kamu atau hal baik yang kamu miliki, maka pacar kamu mungkin menolak itu, tidak mendengarkan, mengubah topik, memberi kritik menjatuhkan, mempermalukan, atau malah merendahkan kamu. 

Baca Juga: 21 Ciri-Ciri Pacar Manipulatif yang Harus Kamu Waspadai

13. Kamu Merasa Kasihan Padanya Walau Dia Menyakiti Kamu 

Seorang pelaku emotional abuse adalah manipulator ulung. Dia pandai dan memiliki taktik untuk menyakiti kamu, membuat dirinya terlihat hebat, dan di saat yang sama kamu yang malah merasa bersalah padanya. 

14. Silent Treatment 

Silent treatment adalah contoh kekerasan emosional dalam hubungan yang paling menyakitkan. Dia tidak mau bicara, bertemu, mengangkat telepon, atau membalas pesan kamu. Dan kamu akan duduk di lantai kamarmu sambil berpikir apa yang salah hingga seseorang memperlakukanmu seperti ini. 

Dan di sisi lain, kamu akan bertanya-tanya apakah dia baik-baik saja atau apakah ada sesuatu yang buruk terjadi padanya. Padahal, dia yang sedang pelan-pelan menghancurkan hatimu. 

Baca Juga: 6 Cara Menghadapi Silent Treatment – Arti, Ciri, Jenis, Tips, dll

15. Mempermalukan Kamu 

Pacar kamu mungkin mempermalukan kamu saat kalian bertengkar. Misalnya, dia membuka rahasia kamu di depan umum, di media sosial, atau pada keluarga kamu. Dia mungkin juga membeberkan kekurangan kamu ke banyak orang. 

Dampak Kekerasan Emosional

Seseorang yang terus menerima kekerasan emosional tentu akan merasa bingung, terluka, sedih, stres, depresi, dan cenderung mengembangkan masalah kesehatan mental lainnya di masa depan. 

Ini akan memengaruhi mereka secara mental dan psikologi. Lebih buruk lagi, ini dapat memengaruhi cara berpikir, cara mengelola masalah, dan cara pandangnya terhadap diri sendiri. 

Bila seseorang terus-terus menerus membuat kamu tersakiti secara emosional dan fisik, mohon beri waktu istirahat pada dirimu sendiri. Segera cari pertolongan ke psikolog dan pertimbangkan untuk meninggalkan orang-orang yang tidak membuat kamu bahagia.

Cause you deserve better and you deserve to be happy. 

yourddevan.com

Referensi:

Borresen, Kelsey. 2020. 11 Subtle Signs You Might Be In An Emotionally Abusive Relationship. huffpost.com/entry/signs-of-emotional-abuse-relationship_n_5a999fbee4b0a0ba4ad31a4d. 

Mendelsohn, Hadley. 10 Signs of an Emotionally-Abusive Relationship. brides.com/signs-of-an-emotionally-abusive-relationship-5112027.

Author: A Writer in The Dark

“Misery, sadness, loss of faith, no reason to live… this is perfect for you.” — Vance from 500 days of Summer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s