10 Cara Pacaran Sehat Menurut Para Ahli (Ciri dan Tips Hubungan Sehat)

Apa itu pacaran sehat? Pacaran sehat adalah hubungan romantis yang didasari kasih sayang dan cinta seimbang antar pasangan. Serta, pasangan saling menghargai, mempercayai, jujur, menyemangati, serta membahagiakan. Ketahui bagaimana cara pacaran sehat menurut para ahli, ciri, tips, dll dalam pembahasan ini. 

Cara Pacaran Sehat Menurut Para Ahli 

Setiap orang atau setiap pasangan memiliki definisi berbeda tentang sebuah hubungan sehat dalam ikatan romantis. Bagaimanapun, pacaran yang sehat adalah istilah untuk sebuah hubungan romantis di mana kedua pasangan bisa saling bekerja sama mengembangkan hubungan tersebut sesuai kebutuhan dan tujuan bersama. 

Inilah beberapa gaya pacaran sehat menurut para ahli: 

1. Komunikasi Terbuka 

Pasangan dalam hubungan yang sehat biasanya bisa mengobrol secara terbuka tentang apapun, termasuk masalah hidup, curhatan sehari-hari, tujuan, keluh-kesah, kesuksesan, dan banyak hal. Bila pasangan merasa ada yang tidak beres, kalian juga dapat berdiskusi, berbicara, dan mencari solusi bersama dalam percakapan yang tenang, 

2. Saling Percaya 

Salah satu ciri-ciri pacaran sehat adalah kedua pasangan saling percaya dan saling menjaga kepercayaan tersebut. Contoh pacaran sehat ketika kamu sedang jauh dengan pacar, kamu percaya bahwa dia tidak akan mengkhianati kamu. 

Ini berarti kamu percaya bahwa pasangan kamu tidak akan menyakiti kamu secara fisik atau emosional. Sementara pasangan kamu juga melakukan hal yang sama. Keduanya saling menjaga. 

Baca Juga: 13 Cara Menghilangkan Stres Bersama Pasangan

3. Tetap Menjadi Individu Berbeda

Pacaran bukan berarti kalian melebur menjadi satu individu yang sama, sehingga kalian tidak memiliki privasi atau waktu untuk sendiri. Pacaran sehat adalah dua orang yang saling mencintai dan mendukung, namun tetap menjaga identitas masing-masih sebagai dua orang berbeda. 

Ya, kamu mencintai pasanganmu, namun kamu juga harus punya porsi yang sama untuk mencintai dirimu sendiri. Kamu tidak bergantung pada pasangan, namun saling memenuhi dan bertumbuh bersama.

4. Rasa Ingin Tahu yang Tinggi 

Menurut seorang terapis di Berkeley, California, Lindsey Antin, salah satu kunci hubungan yang awet adalah kedua pasangan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi tentang satu sama lain. 

Bukan kepo, namun ketika kamu tertarik pada pemikiran, tujuan, hobi, atau kehidupannya sehari-hari. Kamu merasa selalu ada yang baru dari diri pasangan yang semakin kamu gali, kamu akan semakin jatuh cinta. 

Ini berarti kalian dapat bertumbuh bersama, saling belajar, dan tidak takut pada perubahan demi memiliki hubungan yang lebih hebat lagi. 

5. Memiliki Waktu Sendiri 

Ya, pasangan ingin selalu dekat sepanjang waktu. Namun, kamu dan pacar tidak perlu selalu mengobrol sepanjang waktu 24/7 atau bertemu setiap hari. 

Ciri-ciri hubungan yang sehat adalah kamu dan pacar masih memiliki waktu sendiri untuk bekerja, bertemu teman, menjalani hobi, bergaul dengan rekan komunitas, dan sebagainya. Kamu harus tumbuh menjadi individu yang hebat, begitu juga dia. 

Sehingga saat kalian bertemu atau setiap kali ngobrol selalu ada kisah menarik dan pengalaman penting untuk diceritakan. Pahami saat pacar ingin “jauh” dari kamu, hubungan tidak akan jadi buruk. 

6. Kerjasama 

Gaya pacaran sehat adalah keduanya bekerja sama seperti sebuah tim. Saling menyemangati, saling mendukung, dan saling memahami.

Selain itu, keduanya harus sama-sama berusaha agar hubungannya tetap lancar dan langgeng. Jangan sampai hanya kamu saja yang berusaha, itu namanya toxic relationship

7. Have Fun!

Anggaplah kalian seperti dua sahabat yang suka bercerita, bersenang-senang, bercanda, melakukan hal-hal secara spontan, dan di saat yang sama saling menguatkan. 

Jangan membawa vibe yang terlalu serius saat pacaran. Kamu tahu, hidup ini sudah sangat sulit dan berat. Rasanya pasti sangat menyenangkan bila punya pacar yang bisa menghibur, mengerti, membantu, dan meredakan stres bersama. 

8. Consent (Persetujuan)

Tidak memaksa pasangan untuk melakukan sesuatu yang di luar batasnya. Kamu harus minta izin dulu apakah dia nyaman untuk melakukannya atau tidak. 

Contoh pacaran sehat seperti kamu bertanya dulu apakah mengganggu untuk meneleponnya di jam kerja atau jam belajar. Bila dia terganggu, maka jangan meneleponnya di waktu tersebut dan cari waktu luang untuk mengobrol dan sebagainya. 

9. Keintiman Fisik yang sehat 

Bila kamu mengidamkan keintiman fisik (pegangan tangan, pelukan, atau kissing), minta izin dulu pada pasangan. Walaupun dia pacar kamu, bukan berarti dia sepenuhnya milik kamu. Kalian juga harus tahu batasan dan menghargai batasan tersebut. 

10. Mencari Solusi Atas Semua Konflik 

Bagaimanapun, kalian akan menemukan masalah konflik, perdebatan, dan ketidaksepakatan dalam hubungan. Apapun konflik tersebut, kamu dan pacar harus mencari solusi dengan cara yang baik. 

Harus berkomunikasi dengan baik, saling menghargai, jangan menyalahkan, jujur, dan sopan. Harus saling mengerti hingga menemukan solusi terbaik di mana masalah selesai dan tidak ada yang merasa kecewa atau sakit. 

Baca Juga: 24 Ciri-Ciri Toxic Relationship yang Harus Kamu Waspadai 

Ciri-ciri Pacaran Sehat 

Catat ya, ini tanda pacaran sehat: 

  • Komunikasi yang baik. Kamu terbuka tentang pikiran dan perasaanmu. Bicara dengan tenang dan buat percakapan dua arah. 
  • Saling mendengarkan. Jangan mengambil kesimpulan di awal. Dengarkan dulu perasaan, opini, atau keterangan dari pacar kamu. 
  • Menghargai. Saling menghargai opini, perasaan, pemikiran, dan kebutuhan masing-masing. 
  • Jujur. Selalu jujur, serta tetap menjaga privasi. 
  • Seimbang. Tidak ada yang merasa lebih hebat atau lebih penting. Kedua pasangan memiliki porsi yang sama dalam hubungan. 
  • Menjaga kepercayaan. Bila sedang jauh dengan pacar, jaga kepercayaannya dengan tidak mengkhianatinya dan sebagainya. 
  • Membuat batasan (boundaries). Mengerti bahwa pacar kamu memiliki kesibukan atau urusan lain selain kamu. 
  • No Judgement. Berdiskusi tentang apapun tanpa saling menghakimi. 
  • Nyaman. Keduanya merasa nyaman dan aman untuk saling mendampingi dalam keadaan apapun. 
  • Kebebasan. Kamu pacaran dengannya tapi kamu tetap menjadi individu yang mandiri dan bebas. Dalam artian kamu tetap punya waktu untuk temanmu, hobimu, keluargamu, dll. 
  • Berbuat baik pada pacar. Saling peduli, mendukung, dan menyayangi. 
  • Bertanggung jawab. Bila berjanji, ya ditepati. Bila bersalah, terima konsekuensinya.
  • Minta maaf. Bila kamu salah, minta maaf dengan cara yang benar. Bila pacar kamu salah, maafkan dia. Juga terus berusaha dan bersungguh-sungguh untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.
  • Kenyamanan. Kamu merasa nyaman bersamanya, tidak dituntut, ditekan, dihakimi, dan apapun yang membuat kamu sakit kepala. 
  • Seimbang. Tidak ada yang mendominasi hubungan. Keduanya sama. Keinginanmu, pengorbananmu, kebutuhanmu, dan kasih sayangmu sama besar dan pentingnya dengan miliknya. 

Baca Juga: 6 Cara Menghadapi Silent Treatment – Arti, Ciri, Jenis, Tips, dll

Tips Pacaran Sehat

Ini beberapa tips pacaran sehat: 

  • Realistis. Ekspektasi kamu terhadap pasangan harus realistis. 
  • Ngobrol dari Hati ke Hati. Kamu bisa bertanya dengan sopan, berbagi informasi, jangan memotong pembicaraan, jangan berteriak, dan buat komunikasi dua arah yang baik. 
  • Fleksibel. Hubungan jangan kaku. Kamu harus siap akan perubahan, perkembangan, dan membuka opsi untuk hubungan yang lebih baik. 
  • Jaga Dirimu Sendiri. Jangan fokus menjaga pasangan saja. Kalian harus juga menjaga dan mencintai dirimu sendiri.
  • Hidupmu Harus Tetap Seimbang. Ya, ada waktu pacaran. Ada waktu kerja. Ada waktu ibadah. Ada waktu untuk teman dan keluarga. Ada waktu untuk diri sendiri. 
  • Bila Bertengkar: Tenang sebelum bicara. Bahasa kamu harus jelas dan spesifik. Fokus pada masalah saat ini, bukan mengungkit masalah di masa lalu. Tanggung jawab dan minta maaf bila salah. Banyak masalah yang memang sulit diselesaikan, terus pelajari pasanganmu hingga menemukan solusi. 
  • Ceritakan Perasaanmu. Gunakan pernyataan dengan fokus “Aku”. Misalnya, “aku merasa sedih kalau kamu nggak telpon aku di malam hari. Aku mulai berpikir mungkin kamu nggak peduli sama aku”. Hindari Pakai pernyataan “Kamu”, seperti “kamu nggak pernah telpon aku di malam hari. Kamu udah nggak peduli sama aku, ya!”
  • Jadi Dirimu Sendiri. Dan tetap terus belajar versi terbaik diri kamu.
  • Jalani Prosesnya. Kamu dan dia akan bertengkar, marah, kecewa, bahagia, dan sebagainya. Lalui proses pencewaaan diri dan pasangan, serta terus belajar mencintai pasangan dengan lebih baik lagi. 

Itulah pembahasan tentang gaya pacaran sehat beserta contoh, ciri, dan tipsnya. Semoga informasi ini bermanfaat dan semoga kamu menjalani hubungan yang sehat sama dia. 

Referensi: 

Join One Love. 2021. 10signs of a healthy relationship. joinonelove.org/signs-healthy-relationship/. 

National Domestic Violence Hotline. 2021. All relationships exist on a spectrum from healthy to abusive, with unhealthy in between. thehotline.org/resources/healthy-relationships/#:~:text.

Raypole, Crystal. 2019. What Makes a Relationship Healthy?. healthline.com/health/healthy-relationship.

Adapted from Kansas State University (2006) and the Peer Advocates of Sexual Respect at Amherst College (2007). 10 Tips for healthy relationships. amherst.edu/campuslife/health-safety-wellness/counseling/self_care/healthy_relationships/10_tips_for_health_realtionships.

Author: A Writer in The Dark

“Misery, sadness, loss of faith, no reason to live… this is perfect for you.” — Vance from 500 days of Summer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s