Pacaran Beda Agama: Pengalaman, Tips, Opini, dll

Bagi pasangan yang sedang di mabuk cinta namun bertanya tentang apakah boleh pacaran beda agama, duduk manis dan baca pengalamanku tentang perih-pedih-manis kisah pacaran beda agama dalam artikel ini. 

Pengalaman Kisah Pacaran Beda Agama 

Menurutku, dengan siapapun kamu mulai pacaran, semua tentang orang tersebut akan terasa bagus, indah, dan luar biasa (setidaknya di masa awal pacaran aka honeymoon phase). Kamu tidak peduli bila kamu dan dia berbeda budaya, status sosial, latar belakang, dan bahkan beda agama, yang penting kamu mencintainya dan dia juga mencintaimu dan bagaimanapun caranya kamu dan dia harus selalu bersama selamanya. 

Kalian yang sedang dimabuk cinta kemudian bilang, Cinta itu kan universal. Apa kita nggak bisa mencintai siapa saja walaupun dia beda agama atau beda dalam setiap aspek?” I got. I felt that. I’ve been there too. Tapi, realita kehidupan tidak akan pernah seindah dan semudah itu. Cinta juga tidak semenyenangkan itu di dunia nyata. 

Aku pernah menghabiskan waktu yang sangat indah dengan seorang pria Kristen, sebutlah bernama Joe, pacaran beda agama Islam Kristen. Dia manis, baik, gila, and the “oh I have been waiting for you all my life” type of guy. He was too good to be true

Sampai pada suatu hari di bulan Ramadhan tahun 2019, di mana perbedaan itu terasa sangat nyata dan berat, dia memutuskan kalau itu adalah terakhir kalinya aku pernah bicara dengannya. 

Ya, itu menghancurkan hatiku hingga berkeping-keping, namun kemudian aku mengerti.

Opini tentang Kisah Cinta Beda Agama

Bila kamu bertanya tentang bagaimana kisah pacaran beda agama bisa berhasil, ini yang ada di pikiranku sekarang: 

  • Yes, love is universal but reality hits. You gotta be so tough to fight for it. It’s not gonna be easy. 
  • Bahkan bila kalian tumbuh dalam pengetahuan agama yang sama, mencintai seseorang tidak akan pernah mudah. Kalian harus saling mencintai dengan kadar yang sama besarnya, agar selalu punya alasan untuk tetap berjuang dalam hubungan tersebut. 
  • Jangan memaksakan orang-orang yang bukan jodohmu untuk tetap bersamamu. Ya, kisah cintamu mungkin sangat indah, tapi bila namanya bukan yang semesta gariskan di hidupmu, maka kita harus selalu bersiap untuk perpisahan. 
  • Dia tumbuh dalam agama, budaya, kebiasaan, pengalaman, kepercayaan, cara hidup, dan lainnya yang berbeda dengan kamu, yang bisa tetap sejalan dan saling menghargai, namun kalian harus bekerja berkali-kali lipat lebih keras agar semua perbedaan itu bisa diatasi tanpa ada yang tersakiti. 
  • Pikirkan tentang keluargamu dan keluarganya, yang mungkin memiliki ekspektasi tertentu, yang bagaimanapun harus kamu penuhi bukan karena kamu seorang anak yang harus patuh dengan orang tua, tapi karena kamu sangat mencintai orang tuamu dan menghargai orang tuanya, untuk tidak menyakiti kedua belah pihak. 
  • Pikirkan tentang dirimu sendiri dan bagaimana hubunganmu dengan Tuhan Bila kamu menjunjung nilai-nilai religius, maka kamu tahu harus apa. 
  • Is it love? Is it lust? Is it worth fighting?
  • (Bila memang harus berpisah), mungkin masalahnya bukan karena pacaran beda agama, namun ya memang pasanganmu atau dirimu memang bukan pasangan yang tepat untuk satu sama lain.
  • Perbedaan tidak bisa disamakan. Bukan hanya agama, masalah nyata dalam hubungan adalah bagaimana keduanya dapat tetap jalan dengan banyak perbedaan dan perdebatan lainnya. 
  • We can’t choose who you fall in love with. Tapi bila sekarang kamu pacaran beda agama, cara paling mudah untuk memutuskan lanjut atau tidak adalah untuk berpikir apakah kamu bisa melihat masa depan dengan dia, dengan seluruh perbedaan itu. Bila iya, maka lanjut berjuang. Bila tidak, ambil risikonya untuk putus sebelum kamu semakin jatuh cinta padanya. 
  • Putus dan mengalami patah hati tidak akan bertahan selamanya. Namun, melanjutkan kisah cinta dengan orang yang tidak tepat akan membuat masalah lebih lama. 
  • Ini bukan hanya tentang kamu jatuh cinta padanya, namun ini tentang realita kehidupan. Kebanyakan kisah cinta beda agama terasa lebih manis, katanya, namun kisah cinta manapun tidak akan semanis seperti cerita dongeng Disney
  • Mungkin, bila kamu hidup di luar negri, pacaran beda agama tidak akan masalah. Namun menurutku, ini bukan tentang “beda agama” saja, namun tentang apakah pasanganmu punya kriteria dan karakter yang bagus untuk dapat memahami bagaimana caranya menghadapi perbedaan dan bekerja keras agar hubungan itu berjalan lancar. Kami bisa menikah dan tinggal di Belanda yang mengizinkan pernikahan beda agama, namun apakah kalian mampu? Di situ poinnya, sayang.

My sister once said, fighting for someone who is not a right fit for you is like running on the treadmill. Yes, you run so fast, you are sweaty, and you burn calories, but you ain’t going anywhere. But you wish you will go anywhere with that person you really love. 

@yourdevan

Intinya, ini bukan tentang masalah beda agama, namun apakah secara keseluruhan dia orang yang tepat buat kamu? Bila dia orang yang tepat buat kamu, walaupun agamanya beda atau semuanya beda, pasti semesta beri jalan. Bila tidak, sekuat apapun kamu usaha, semesta akan selalu punya cara untuk memisahkannya. 

Baca Juga: 16 Tipe Cinta Berdasarkan Studi Ancient Greeks dan Triangular Theory of Love

Tips Pacaran Beda Agama 

Bila kamu bertanya tentang hukum pacaran beda agama menurut Islam, umm bahkan pacar saja tidak dibolehkan menurut aturan agama, jadi kamu dapat simpulkan sendiri. 

Dan ini beberapa tips pacaran beda agama: 

Don’t! 

Bukannya tidak open-minded atau tidak setuju dengan konsep bahwa semua orang bisa jatuh cinta dan mencintai siapa saja, namun menjalani kisah pacaran beda agama itu sangat sulit. Bahkan bila sebenarnya kamu bukan religious person, tetap saja itu sulit. 

Kamu harus berhadapan dengan keluarga besar, orang tua, budaya, hukum, dan banyak hal lainnya. Terlebih lagi bila kamu orang dewasa yang sudah siap menikah, umm, akan ada banyak ombak yang kamu dan dia harus arungi dan pelajari agar semua bisa berjalan lancar. 

If you are ready for the risks, go for it. If you are not even ready to have your heart broken and your dreams crashed, then just step back when you catch a feeling with someone you don’t suppose to have a feeling for. 

Toleransi 

Ada banyak pasangan beda agama yang tetap berjalan seiringan dan begitu indah, karena mereka saling toleransi. Misalnya, mengingatkan pacar kamu yang Muslim untuk ibadah lima waktu sehari. Ceritakan pada pacar kamu yang Kristen tentang kebiasan-kebiasaan terkait festival keagamaan dan sebagainya. Dan toleransi, saling menghargai, dan saling menghormati on a daily basis. 

Aku percaya bahwa pada dasarnya semua agama mengajarkan kebaikan. 

@yourdevan

Supportif 

Ini adalah hal dasar bagi siapapun agar hubungannya berjalan lancar. Saling mendukung. Saling menyayangi. Saling peduli. Jadilah support system yang baik bagi pasangan kamu. 

Do What Lovers Do

Okay, you fall in love and there is no way you can stop loving them, then love them and do what lovers do. Nikmati saja dulu waktu bersamanya. Jatuh cinta dan jadi gila akan cinta. 

Siap untuk patah hati sementara tetap tanam cinta itu hingga tumbuh lebih subur. Kamu dan dia akan mempelajari semuanya dan menentukan jalan terbaik nantinya. 

Baca Juga: 17 Tips LDR Beda Negara agar Tetap Langgeng dan Terasa Dekat

Pastikan Satu Tujuan 

Selain “I love you and you love me too”, pahami apa tujuan masing-masing atau mau dibawa kemana hubungan ini selanjutnya. Bila belum mau serius, ya kalian bisa santai saja. Faktanya, kita mungkin butuh pacaran dan belajar dengan banyak orang (mantan) sebelum menemukan the one. 

Bila dirasa pacar kamu ini compatible, baik, dan pantas diperjuangkan dan akan memiliki tujuan yang sama walaupun caranya beda, go fight for it. Bila ternyata tidak dan kamu sudah tahu bahwa dia secara individual tidak cocok buat kamu, maka kamu tahu kapan harus pergi. 

Buat Keputusan 

Bila kamu sudah menjalin hubungan cukup lama, lalu kamu menjadi lebih dewasa dan pandangan kamu tentang hidup sudah berubah, kamu akan tahu bagaimana dan apa keputusan terbaiknya. Kamu Juga akan lebih paham tentang risiko apa dan tanggung jawabnya bagaimana bila tetap ingin memperjuangkan kisah pacaran beda agama Islam Kristen atau perbedaan lainnya. 

Baca Juga: 13 Cara Menghilangkan Stres Bersama Pasangan

__

Dalam kasusku beberapa tahun lalu, aku dan dia putus dengan alasan kita tidak seharusnya punya kisah pacaran beda agama. Bahkan kita bukan orang yang sangat religius, tapi kita memikirkan tentang keluarga saat itu…. 

Plot Twist: Ternyata saat itu dia sudah punya pacar lain saat masih sama aku. Jadi saat dia bilang kita putus karena beda agama, ya itu adalah lelucon dan pengkhianatan paling lucu yang pernah aku alami. 

Jadi, itu dia tips pacaran beda agama. Bila kamu berpikir itu adalah ide bagus untuk tetap bersama menjalani kisah pacaran beda agama dengan dia, maka lanjutkan saja dan pahami risiko, tanggung jawab, pro dan kontra, dan yang terpenting dengarkan kata hatimu but still be logical and rational. 

Author: Verified Writer

I'll write to you. A super-long letter, like in an old-fashioned novel.” — Haruki Murakami

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s