32 Tipe Hubungan Cinta, Kamu Sedang Menjalani yang Mana?

Ternyata ada banyak tipe hubungan cinta yang mungkin pernah kamu alami namun tidak tahu apa sebutannya. Cek apa saja jenis hubungan cinta dan mana yang sedang kamu jalani dengan si dia sekarang. 

Tipe Hubungan Cinta dan Asmara 

Mungkin kamu pernah melalui banyak fase putus-nyambung, susah move on, atau mengalami masalah percintaan yang cukup rumit. Untuk memiliki cerita cinta yang lebih baik selanjutnya, kamu mungkin harus memahami apa saja tipe hubungan asmara dan ada di fase mana kamu berada. 

Inilah jenis hubungan kekasih yang kami himpun dari berbagai sumber terpercaya: 

1. The Independent Relationship (Hubungan Mandiri)

Hubungan di mana salah satu atau kedua pasangan sangat mandiri, dalam artian mereka bisa mengatasi masalahnya sendiri, tidak perlu kompromi, dan tidak membutuhkan bantuan pasangan dalam berbagai situasi. 

Kemandirian adalah hal yang bagus, namun dalam hubungan, bila pasangan terlalu mandiri dapat memberi kesan seperti dia tidak peduli, tidak peka, tidak ada kerjasama, sombong, atau sibuk sendiri. Sangat penting bagi pasangan untuk bisa tetap seimbang satu sama lain. 

2. The Codependent Relationship (Hubungan Tidak Mandiri)

Kebalikan dari hubungan mandiri, co-dependent relationship berarti seseorang tidak dapat menjalani hidup tanpa bantuan pasangannya, atau satu sama lain saling ketergantungan. 

Tentu saja kita memang membutuhkan bantuan, opini, dan kerjasama pasangan dalam berbagai hal. Namun, bila semua hal harus melibatkan bantuan pasangan, seperti kamu benar-benar tidak bisa hidup tanpa dirinya, ini bisa menjadi hubungan yang tidak sehat.

3. The Dominant/Submissive Relationship

Hubungan di mana satu orang bertindak sebagai dominant (yang mengatur) dan satu orang lainnya sebagai submissive (yang diatur/yang mengalah). Ini bukan terdengar seperti hubungan yang sehat saat seseorang mengontrol pasangannya agar hubungan dapat “berjalan lancar”. Satu pihak ingin merasa selalu menang, sementara yang lainnya merasa tersakiti. 

4. The Open Relationship (Hubungan Terbuka) 

Hubungan terbuka adalah hubungan di mana kedua pasangan bisa kencan atau berhubungan fisik dengan orang lain juga. Umumnya, pasangan memutuskan untuk menjalani open relationship saja karena mereka tidak siap untuk komitmen atau menjalani hubungan emosional yang serius, namun mereka tetap saling memperlakukan satu sama lain seperti pasangan kekasih pada umumnya. 

Bila kedua belah pihak sama-sama setuju dengan konsep open relationship, maka tidak ada masalah. Bila salah satu pihak ingin open relationship sementara yang lainnya tidak mau, maka ini tidak akan berjalan baik.

5. The Casual Relationship (Hubungan Kasual/Santai)

Casual Relationship adalah hubungan di mana dua orang tidak jadian sebagai sepasang kekasih, namun mereka kencan tanpa komitmen, tanpa ekspektasi, tidak ada rencana menikah, atau rencana lainnya di masa depan. Istilah ini juga bisa dipakai untuk dua orang yang hanya bertemu secara teratur untuk berhubungan fisik, namun tidak ada perlakuan layaknya sepasang kekasih di luar itu. 

6. The Changing Relationship (Hubungan yang Merubah Seseorang)

Pernahkah kamu ada di sebuah hubungan hingga kamu ingin merubuhan dirimu hanya untuk bisa diterima atau menyesuaikan diri dengan pasangan? Itulah yang disebut dengan the changing relationship. Seseorang mungkin merubah minat, gaya berpakaian, hobi, pilihan teman, cara bicara, dan lainnya agar bisa dinilai pantas untuk pasangannya. 

Baca Juga: 29 Istilah Dating Tren di Kalangan Millennial yang Belum Kamu Tahu

7. The Toxic Relationship (Hubungan Beracun)

Toxic relationship adalah istilah untuk hubungan yang tidak sehat. Contohnya, kedua pasangan selalu bertengkar, marah, tidak ada kompromi, tidak saling pengertian, egois, dan mungkin sebenarnya tidak pernah benar-benar saling mencintai. 

8. The “Just For Now” Relationship (Hubungan Hanya untuk Saat Ini Saja)

Ini adalah tipe hubungan cinta yang tidak serius. Kalian hanya ingin pacaran untuk senang-senang, mungkin ada yang namanya komitmen namun kamu tahu kamu akan memutuskan hubungan ini dalam jangka waktu tertentu. Biasanya, orang-orang yang baru putus, sedang bosan, atau memiliki motif tertentu yang suka menjalin hubungan temporer seperti ini. 

9. The Best Friends Relationship (Hubungan Persahabatan/Pacaran)

Memang sangat menyenangkan untuk memiliki pacar yang bisa dijadikan sahabat juga. Namun, ada beberapa orang yang menjalani hubungan pacaran dengan rasa persahabatan sehingga kurang adanya intimasi. 

Baca Juga: Apa Itu FWB? Aturan, Manfaat, Bahaya, dll

10. The Sexual Relationship (Hubungan Seksual Saja)

Hubungan pacaran namun yang dilakukan hanya untuk hubungan fisik semata, tidak ingin mengenal pasangan secara emosional atau level yang lebih dalam. Kedua belah pihak mungkin juga tidak memiliki kedekatan secara personal, hanya membutuhkan satu-sama lain untuk seks. 

11. The Long Distance Relationship

Long distance relationship adalah hubungan jarak jauh. Misalnya, kamu di Bogor dan pacar kamu di Korea Selatan. Para pejuang LDR biasanya akan merasa frustasi dan rindu setengah mati karena tidak dapat melihat pasangan secara langsung. Ini adalah tantangan berat dalam hubungan. 

12. The Truly Compatible Relationship (Hubungan yang Sangat Kompatibel)

Tipe hubungan asmara di mana kedua belah pihak saling menyayangi, pengertian, percaya, dan mau berjuang bersama. Ini adalah tipe hubungan happy ending dan happy wedding. 

13. The First Love (Cinta Pertama)

Hubungan cinta pertama di mana kamu sudah mulai serius dengan si dia, bisa tetap langgeng namun biasanya putus. Dalam hubungan ini, kamu belajar tentang dirimu sendiri seperti bagaimana cara komunikasi dengan pasangan, tentang kepercayaan, cara ciuman, dan sebagainya. Kamu belajar banyak dari dirinya dan itu sangat berkesan. 

14. The Rebound Relationship (Hubungan Pelarian)

Pernah kamu menjalani hubungan yang serius dengan seseorang namun kemudian kamu menyadari bahwa kamu hanya dijadikan pelarian saja? That’s a rebound relationship, that’s hurt, I felt that. 

Itu adalah momen saat seseorang menggunakan orang baru untuk menyembuhkan sakit hatinya dari mantan lama. Ini memang sangat egois, dan orang yang dijadikan pelarian biasanya akan merasa sangat terluka dan hancur. 

15. The Controlling Relationship (Hubungan Posesif)

Hubungan posesif adalah ketika kami terus-menerus dikontrol, diatur, atau dibuntuti oleh pasanganmu. Dia tidak mengizinkan kamu untuk bertemu teman, ke suatu tempat, stalking media sosial kamu, dan konsep pengekangan lainnya. 

Baca Juga: Apa Itu Ghosting dalam Hubungan? Ciri, Cara Move On, dll

16. The Clingy Relationship 

Clingy adalah saat seseorang ingin selalu dekat, manja, dan bergantung pada kamu. Dalam beberapa konsep, pacar yang clingy bisa jadi cukup manis namun tetap saja it’s a big no no. Pasangan clingy sebenarnya merasa ketakutan, tidak percaya, dan merasa tidak aman sehingga dia akan terus-menerus mengganggumu. 

Misalnya, dia ingin bersamamu 24/7 tidak peduli bila kamu sedang sibuk. Dia akan marah saat kamu telat membalas pesannya, dll. That’s needy and clingy! 

17. The Too Independent Relationship (Terlalu Mandiri)

Ini adalah versi lebih tinggi dari tipe hubungan cinta The Independent Relationship. Pasangan kamu terlalu mandiri hingga dia mungkin mengatur semuanya dan tidak mempertimbangkan pilihan kamu saat ingin memutuskan sesuatu. Mandiri itu bagus, namun harus seimbang dalam hubungan. 

18. The Experimental Relationship (Hubungan Eksperimen) 

Dalam jenis hubungan kekasih ini, kamu sedang mencoba eksplorasi hal-hal baru. Kamu mungkin memilih pasangan dengan tipe yang berbeda dari yang kamu miliki sebelumnya. Kamu ingin melihat dirimu dari perspektif lain. 

19. The Grief Relationship (Hubungan dari Duka yang Sama)

Ini adalah tipe hubungan asmara di mana kamu dan pasanganmu bertemu atau bersatu akibat memiliki latar belakang kesedihan yang sama. Misalnya, kamu dan dia sama-sama pernah ditinggal nikah mantan, lalu kalian saling bercerita. Itu adalah awal koneksi dan kemudian berlanjut jadi hubungan pacaran dan sebagainya. 

Baca Juga: Apa Itu Caspering dalam Hubungan Percintaan?

20. The Opposites Attract Relationship (Ketertarikan yang Berlawanan)

Tipe hubungan cinta di mana kamu dan dia tidak memiliki kesamaan sama sekali atau hanya memiliki sedikit kesamaan, namun kalian masih merasa nyambung, nyaman, dan kemudian saling mencintai. Kalian tidak memiliki hobi, profesi, atau karakter yang sama, namun keduanya bisa menyeimbangan dan terikat bersama dalam cinta. 

21. The Scripted Relationship (Hubungan Terencana)

Tipe hubungan kekasih di mana hubungan itu terjalin bukan karena kamu merasa cocok, nyaman, atau cinta sama dia, namun karena kamu merasa kamu harus memiliki orang itu. Misalnya, Budi adalah laki-laki tampan, manis, baik, kaya, pintar, dan memiliki pekerjaan baik. Karena semua kualifikasi tersebut, kamu pun merasa harus menikahi Budi bagaimanapun caranya. 

22. The Career-Oriented Relationship (Hubungan yang Berorientasi pada Karir)

Jenis hubungan cinta di mana satu sama lain sama-sama mendahulukan karirnya masing-masing. Mereka memiliki kesepakatan untuk tetap menjalin tujuan dan karir sementara tetap bersama.

23. The Unhappy Relationship (Hubungan Tidak Bahagia)

Hubungan di mana pasangan tidak lagi bahagia. Ada banyak masalah dalam hubungan seperti perihal finansial, seksual, perdebatan, dan lainnya. Mereka tetap bersama untuk semua hal kecuali untuk saling mencintai. 

24. The Validation Relationship (Hubungan Validasi)

Tipe hubungan cinta saat pasangan kamu terus-menerus meminta validasi/pengakuan tentang apapun yang ingin dia miliki. Pasangan ingin menaikan harga dirinya dengan pujian dari kamu, termasuk perihal daya tarik, fisik, status sosial, seksualitas, dan lainnya. 

25. The Insecure Relationship 

Pasangan terus-menerus merasa insecure (tidak aman/takut), sehingga dia akan mempertanyakan apakah kamu setia, apakah dia pantas untukmu, apakah hubungan ini akan langgeng, dan sebagainya. Bukannya belajar agar hubungan bisa berjalan harmonis, dia malah akan tetap selalu insecure dan tidak belajar. 

26. The Sacrificial Relationship (Hubungan Pengorbanan) 

Ini adalah tipe hubungan asmara di mana satu pihak terus-menerus berkorban, namun yang lainnya tidak melakukan hal yang sama. Pasangan mungkin malah menginginkan kamu menyerah saja dalam hubungan ini sebagai bentuk pengorbanan lainnya. 

27. The Asexual Relationship (Hubungan Aseksual)

Ini berbeda dengan orientasi seksual sebagai seorang aseksual, namun memiliki konsep serupa. Asexual relationship adalah jenis hubungan kekasih di mana pasangan kamu tidak tertarik padamu secara seksual, namun dia tertarik dengan orang lain dan mungkin melakukan hubungan seksual dengan orang lain juga. Umumnya, ini terjadi pada orang yang sudah bosan berhubungan seksual dengan pasangannya sendiri. 

28. The Complicated Relationship (Hubungan Rumit)

Hubungan asmara yang rumit, intinya sangat rumit. Kamu mungkin terjebak dalam masalah dengan diri sendiri atau masalah dengan pasangan dan tidak ada yang tahu bagimanan cara menyelesaikannya. 

29. The Love-Hate Relationship (Cinta dan Benci)

Kamu cinta dengan pasanganmu namun kamu juga membencinya. Perasaan campur aduk yang tidak menyenangkan. Kamu tidak mau meninggalkannya namun kamu juga tidak tahu bagaimana caranya untuk mempertahankan hubungan tersebut. Ini adalah drama klasik yang sering kita temui dalam kehidupan nyata. 

Baca Juga: 31 Ways to Move On from A Breakup (Do These Things!)

30. The Mature Relationship 

Hubungan dewasa yang bijaksana, langgeng, dan nyaman. Umumnya, orang-orang di atas usia 40 tahun sudah sampai pada jenis hubungan cinta ini, di mana mereka sudah lebih dewasa dalam menangani masalah dan mempertahankan hubungan baik dengan pasangan. 

31. The Trophy Relationship 

Jenis hubungan asmara seperti kamu memenangkan sebuah piala, maksudnya, hubungan sebagai simbol status saja. Kamu berharap ada timbal balik atau menuntut sesuatu yang materialistis sebagai balasannya. 

32. The One Relationship (Satu-satunya)

Momen saat kamu akhirnya menemukan kekasih satu-satunya yang kamu pikir terbaik. Kamu merasa sangat jatuh cinta dan berpikir kamu ingin hidup bersamanya selamanya. 

Dalam konsep ini, kamu dan pasangan sangat positif pada masa depan bersama, komunikasi baik, saling menyayangi, perhatian, mendukung, mengerti, dan berkomitmen untuk menikah dan sebagainya. 

Referensi: 

Drs. Les and Leslie Parrott. 2021. 6 Types of Romantic Relationships and How to Make Yours Healthy. healthymehealthyus.com/types-of-relationships/. 

Smith, Sylvia. 2021. 25 Types of Relationships That You Might Encounter. marriage.com/advice/relationship/types-of-relationships/. 

Tepfenhart, Ossiana. 2020. There Are 11 Different Types Of Relationships. Which One Are You In?. yourtango.com/experts/donnabegg/11-different-types-relationships. 

Author: Verified Writer

I'll write to you. A super-long letter, like in an old-fashioned novel.” — Haruki Murakami

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s